Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM


15 April 2023 – Portkesmas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) dan literasi digital untuk tenaga promosi kesehatan dan kader kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di Kabupaten Kulon Progo serta mendukung pilar pertama transformasi kesehatan nasional terkait pelayanan kesehatan primer. Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Kominfo RI, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, ICT Watch, Commonroom, Relawan TIK, Kelompok Kerja RCCE, Mercure Jakarta Cikini, dan Ibis Styles Jakarta Simatupang.

dr. Sri Budi Utami, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, membuka kegiatan dengan memberikan apresiasi kepada Portkesmas, seluruh tenaga promosi kesehatan dan kader kesehatan yang telah berkontribusi dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. 

dr. Basra Amru  selaku direktur eksekutif Portkesmas juga menyampaikan harapannya pada kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan dan kolaborasi seperti ini dapat terus dilanjutkan, mengingat kebutuhan peningkatan kapasitas teman-teman promosi kesehatan dan kader sangat strategis untuk mendukung kesuksesan berbagai program kesehatan yang ada, khususnya dari aspek komunikasi dan penerimaan masyarakat”, tegasnya.

Pelatihan komunikasi difasilitasi oleh dr. Adrian Surya, dr. Aditya Putra, dr. Dhea Mangun dari Portkesmas. Pelatihan meliputi pengenalan prinsip dasar KAP, berbagi cerita pengalaman di lapangan, dan pengenalan alat bantu komunikasi untuk penerapannya di lapangan. “Metode KAP ini strategis dalam membantu meyakinkan masyarakat yang ragu, yang berdasarkan berbagai pembelajaran dari survei kesehatan ada sekitar 30%. Tidak dominan namun signifikan dalam menyukseskan berbagai program kesehatan”, tambah Aditya.

Sementara untuk isu literasi digital, Savero Dwipayana dari ICT Watch mengenalkan modul kebal hoaks yang berisi berbagai alat bantu untuk melawan hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya terkait berbagai program kesehatan. “Ingat, kalau di KAP ada DAK – Dengar, Apresiasi, Klarifikasi, pada konteks hoaks kita tambahkan C menjadi DACK – Dengar, Apresiasi, Cek-Ricek, dan Klarifikasi. Jadi sebelum klarifikasi, kita cek dulu bersama informasi yang kita duga sebagai hoaks di s.id/cekhoaks.” tambah Savero.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan yang menjadi salah satu fokus Portkesmas dalam penguatan layanan primer kesehatan Indonesia. Sebelumnya, pada 18 Maret lalu Portkesmas telah menyelenggarakan kegiatan serupa yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dan turut serta kader kelurahan, kader posyandu, kader Saka Bakti Husada, kader kesehatan, tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas, dan lintas program di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. 

#Portkesmas


Artikel yang Disarankan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *