Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 3 dari 3 HASIL
judi

[SALAH] Vaksin Booster Covid-19 Dapat Menyebabkan AIDS – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Vaksin Booster Covid-19 Dapat Menyebabkan AIDS

Beredar sebuah artikel di internet yang mengklaim bahwa suntikan vaksin booster dapat menyebabkan penyakit AIDS. Dr. Elizabeth Eads yang menjadi narasumber dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa ia melihat Acquired Immunodeficiency Syndrome, yang biasa disebut AIDS, yang dapat mengganggu kekebalan tubuh, sekarang imunodefisiensi tersebut berada pada suntikan vaksin ketiga. Ia meyakini hal tersebut karena menemukan lentivirus pada vaksin Covid-19. Lentivirus ini mengandung kombinasi HIV sehingga dapat menyebabkan defisiensi imun manusia sehingga menimbulkan AIDS.

Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, para ahli lain membantah klaim Dr. Elizabeth Eads tersebut. Zandrea Ambroze, pakar HIV dan profesor penyakit menular di Universitas Pittsburgh, menyebutkan tidak ada vaksin Covid-19 dengan kandungan Lentivirus yang diizinkan beredar di negara mana pun di seluruh dunia. Meskipun bisa tertular lewat jarum suntik bekas, kandungan dalam vaksin booster tidak diklaim dapat menyebabkan AIDS.

Lebih lanjut, dilansir dari alodokter.com secara spesifik virus HIV dapat ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan pra-mani, cairan dubur atau vagina, dan air susu ibu.

Dengan demikian klaim Vaksin Booster Covid-19 dapat menyebabkan AIDS merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.



judi
judi

[SALAH] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan AIDS Sampai Cacar Monyet – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Vaksin Covid-19 Dapat Sebabkan AIDS Sampai Cacar Monyet

Beredar sebuah narasi di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa vaksin Covid 19 dapat menyebabkan imunodefisiensi di dalam tubuh manusia. Dalam narasi ini disebutkan bahwa sistem imun yang melemah adalah efek VAIDS yang menjadi penyebab munculnya penyakit seperti AIDS bahkan sampai cacar monyet. Kelemahan imun ini akan terjadi sejak suntikan vaksin pertama dan dampaknya akan terlihat pada 3-5 tahun atau 5-10 tahun mendatang.

Setelah melakukan penelusuran terkait informasi ini, diketahui bahwa narasi yang beredar ini adalah hoaks. Pernyataan yang menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 mengandung bahaya yang dapat menimbulkan penyakit seperti AIDS sampai cacar monyet adalah pernyataan yang keliru.

Istilah VAIDS (Vaccine Acquired Immunodeficiency Syndrom) merupakan istilah yang sering digunakan oleh kelompok antivaksin untuk menarasikan bahaya vaksin Covid-19.

Melansir dari artikel Kompas.com, Profesor Penyakit Menular di Perelman School of Medicine University of Pennsylvania dan Direktur Medis Penn Global Medicine, Stephen Gluckman MD mengatakan, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi terkait dengan vaksin Covid-19.

Terkait dengan AIDS, epidemilog Indonesia untuk Griffith University Australia, Dicky Budiman menyatakan, bahwa AIDS tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid-19. AIDS merupakan kondisi penyakit kronis yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Sama halnya dengan cacar monyet. Dicky menyatakan bahwa virus ini telah ada pada hewan sejak lama. Adapun yang membuat seseorang terinfeksi cacar monyet adalah karena sebaran virusnya. Sebaran virus ini dimungkinkan apabila manusia mengonsumsi daging hewan yang terinfeksi, serta belum memasaknya dengan sempurna.

Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 menyebabkan AIDS sampai cacar monyet merupakan hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.