Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 5 dari 5 HASIL
judi

Hoaks Sri Mulyani Sebut Indonesia akan Bangkrut Jika Prabowo Presiden – Portal Kesehatan Masyarakat

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi valid terkait pernyataan Sri Mulyani yang menyebut Indonesia akan bangkrut jika Prabowo menjadi presiden. Sejauh ini Sri Mulyani juga belum pernah menyatakan dukungan pada paslon tertentu dalam Pilpres 2024.
Di sisi lain, Sri Mulyani justru meminta anak buahnya agar menjaga netralitas dalam pemilu. Liputan6.com menulisnya dalam artikel berjudul “Pesan Sri Mulyani ke Anak Buah: Jaga Netralitas saat Pemilu” yang tayang pada 25 Januari 2024.
Berikut isi artikelnya:
“Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, menghimbau para jajarannya agar waspada dalam menghadapi kontestasi politik jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dengan menjaga netralitas.
“Tahun Pemilu jaga sikap kita, netralitas itu adalah sesuatu yang sudah menjadi keharusan. Anda bisa punya preferensi apa saja lakukan pada saat anda di kotak suara. Itu adalah value yang menunjukkan bahwa kita sebagai manusia diatur oleh undang undang dan diatur oleh tata krama,” kata Sri Mulyani pada Rapat Kerja Pimpinan DJBC, di Sentul, Bogor, Kamis (25/1/2024).
Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan mengawali tahun 2024, dunia masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak mudah. Sehingga reformasi dan evaluasi di dalam kepabeanan dan cukai harus terus dilakukan.
“Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang ada di dalam Lingkungan Kementerian Keuangan adalah pengelola keuangan negara yang memiliki 4 tugas khusus, yaitu trade facilitator, industrial assistance, community protector, revenue collector – Ini harus terus menerus dilakukan kalibrasi,” ujarnya.
Bendahara negara ini juga mengimbau kepada seluruh jajaran bea dan cukai untuk dapat menghidupkan kembali semangat leadership, ownership dan ketahanan untuk dapat menghadapi situasi dunia yang begitu tidak pasti akibat dari tensi geopolitik yang menguat.
Climate Change
Dalam kesempatan itu, Sri juga menyoroti terkat climate change, digitalisasi, dan pertumbuhan demografi Indonesia juga menjadi isu yang perlu menjadi perhatian bersama. Utamanya dalam hal ini, perjalanan Indonesia untuk keluar dari perangkap negara berpendapatan menengah atau middle income trap, menuju Indonesia maju.
“Di satu sisi Indonesia jumlah populasinya naik, kita ingin menjadi negara kaya, maju. Maka nanti tugas Anda menjadi jauh lebih kompleks. Community protector nya menjadi sangat complicated. Karena selain teknologi berubah, mobilitas dunia masyarakat bergerak sangat cepat,” jelas Menkeu.
Menkeu pun berharap agar seluruh jajaran DJBC dapat senantiasa meningkatkan sinergi, kolaborasi, support, dan kepercayaan antar unit di lingkungan kementerian keuangan maupun dengan institusi lain, serta dapat mengelola sumber daya yang dimiliki dengan baik.
“Saya yakin akan bisa melewati ujian-ujian yang tidak mudah. Jadi tolong manajemen leadership, resources dikelola dengan baik hubungan antar unit ke atas maupun horizontal dengan institusi lain. Itu tugas yang harus Anda lakukan,” pungkas Menkeu.”



judi

Kerjasama Menghadapi Pandemi Covid-19 Akan Terus Dilanjutkan di Tahun 2022 – Portal Kesehatan Masyarakat

Menengok kilas balik tahun 2021, Pemerintah bersama dengan Tenaga Medis dan seluruh masyarakat Indonesia telah mengalami banyak masa sulit, terutama pada proses penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari adanya lonjakan kasus yang sangat signifikan hingga 2 kali dalam kurun waktu satu tahun, dimana hal ini merupakan akibat dari adanya mobilitas yang cukup tinggi ditengah masyarakat pada saat periode libur panjang.

 

Dalam keterangan pers terkait penanganan pandemi Covid-19 pada Selasa (28/12/2021) dan disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. Prof. Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa perjuangan dalam melawan pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir, namun dengan harapan dan doa untuk tahun 2022, kasus Covid-19 di Indonesia dunia diharapkan bisa mengalami perbaikan yang stabil, sehingga kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan yang lainnya dapat bisa kembali berjalan dengan sedia kala. Perjuangan dan kewaspadaan harus tetap dilanjutkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi guna meminimalisir hospitalisasi dan kematian akibat Covid-19.

 

Sebagai penutup, Wiku juga tidak lupa untuk berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang tidak berhenti berjuang hingga saat ini. Selain itu, rasa terima kasih juga diberikan kepada tenaga medis dan rekan-rekan media yang telah menyampaikan perkembangan kasus tanpa lelah. Kerja keras dan kerja sama yang dilakukan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat akan terus berlanjut hingga membawa Indonesia kembali ke situasi dan kondisi yang normal dan sehat.

 

Sumber :

1.       https://covid19.go.id/berita/satgas-optimistis-penangan-covid-19-semakin-baik-di-tahun-2022

 

 



judi

[SALAH] Arab Saudi Tidak Mewajibkan Masker untuk Jamaah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta Akan Menyediakan Asuransi Kesehatan

Melansir dari situs resmi pemerintah Arab Saudi, spa.gov.sa, jamaah yang akan melaksanakan ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tetap diwajibkan untuk menggunakan masker meskipun Arab Saudi telah menghapuskan kebijakan menjaga jarak, karantina, serta tes PCR dan antigen.

Lebih lanjut, asuransi kesehatan tidak akan disediakan oleh pemerintah Arab Saudi, melainkan merupakan syarat yang harus dimiliki oleh pelaksana perjalanan luar negeri yang akan mengurus perizinan untuk memasuki Arab Saudi.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “yaniarsim” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.



judi

Menyesatkan, Foto dengan Klaim Terawan akan Bertugas di Jerman – Portal Kesehatan Masyarakat


Menyesatkan, Foto dengan Klaim Terawan akan Bertugas di Jerman

Hasil pemeriksaan fakta Tempo menunjukkan, foto tersebut adalah saat Terawan Agus Putranto memenuhi undangan Rumah Sakit Krankenhaus Nordwest Jerman pada 2018. 
Dengan menggunakan reverse image tool milik Google, foto tersebut pernah dipublikasikan oleh sejumlah media. Tribunnews Jakarta misalnya, menulis, Terawan yang saat itu menjadi Kepala RS Gatot Subroto memenuhi undangan Rumah Sakit Krankenhaus Nordwest Jerman pada April 2018 untuk mengenalkan metode cuci otak digital subtraction angiography (DSA). 
Informasi tersebut juga dimuat di laman Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) pada 14 Mei 2018. Dalam laman tersebut, disebutkan bahwa Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) tengah menjajaki kerja sama dengan Nordwest Krankenhaus, rumah sakit ternama dan tertua di Frankfurt, Jerman. Kolaborasi bermula dari kunjungan Kepala RSPAD, Mayjen Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SpRad ke Nordwest Krankenhaus, awal April 2018.
Selanjutnya, pada Rabu (9/5)  Prof Dr Thomas Kraus Weiner, perwakilan Nordwest Krankenhaus, datang ke RSPAD untuk menindaklanjuti letter of intent atau kerja sama.
Namun Tempo tidak menemukan informasi lanjutan kerja sama tersebut di situs Rumah Sakit Nordwest Krankenhaus, maupun di akun twitter rumah sakit tersebut. 
Tentang cuci otak metode digital subtraction angiography (DSA)
Cuci otak metode DSA tersebut selama ini menjadi kontroversi di kalangan dokter. Dikutip dari Tempo, metode tersebut dituangkan dalam disertasi berjudul “Efek Intra Arterial Heparin Flushing terhadap Cerebral Flood Flow, Motor Evoked Potentials, dan Fungsi Motorik pada Pasien Iskemik” yang diuji pada 8 Mei 2016 di Universitas Hasanuddin, Makassar itu mendapat predikat “sangat memuaskan”. Ada empat kesimpulan dan empat saran di akhir disertasi itu.
Kesimpulan pertama menyatakan tindakan intra-arterial heparin flushing atau metode ‘cuci otak’ berpengaruh untuk meningkatkan cerebral blood flow atau aliran darah ke otak. Kesimpulan itu terhubung dengan saran nomor empat, yaitu metode ‘cuci otak’ dapat digunakan sebagai alternatif pencegahan sekunder (deteksi dini) atau tersier (pengobatan) pada pasien stroke iskemik–kondisi saat pasokan darah ke otak terganggu akibat penyumbatan–kronis.
Meski baru diujikan pada 2016, Terawan mengatakan metode itu mulai digunakannya pada 2005. Lima tahun sebelum diuji (2011), metode Terawan menimbulkan perdebatan di kalangan dokter.
Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Mohammad Hasan Machfoed mempersoalkan kesimpulan disertasi Terawan. Sebab belum ada panduan universal yang berbasis bukti medis dalam penanganan stroke. Pendapat Hasan dikuatkan Teguh, yang menjadi penguji disertasi Terawan. Menurut dia, metode ‘cuci otak’ tidak bisa dijadikan rujukan untuk pengobatan, tapi hanya untuk deteksi dini.
Terawan berkukuh bahwa metode yang ditemukannya bisa dipakai sebagai terapi. “Kalau ilmunya hanya sampai diagnosis, ya, pandangan dia hanya diagnosis.”
Saat itu, Tempo dan Tirto.id membaca ulang disertasi Terawan dan membandingkan substansinya dengan rujukan ilmiah dalam daftar pustaka. Hasilnya, sebagian kesimpulan Terawan diduga tidak memiliki dasar kuat. Menurut Hasan Machfoed, “Tidak ada satu pun (literatur) dalam disertasi tersebut yang menyokong bukti heparin bermanfaat untuk stroke,” katanya pada Selasa, 26 November 2019.
Yang juga dipersoalkan kalangan dokter adalah metode penelitian Terawan. Dia menyimpulkan ‘cuci otak’ terbukti memberikan perbaikan untuk penderita stroke iskemik berdasarkan penelitian pendahuluan pada 2011-2014 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Persoalannya, kata sejumlah dokter yang ditemui Tempo, penelitian selama periode itu dilakukan tanpa information consent (lembar persetujuan) dari obyek yang diteliti. Terawan menampik tudingan ini. Ia mengaku telah menjelaskan segala macam prosedur kepada pasiennya. Terawan juga menyatakan telah memperoleh persetujuan etis (ethical clearance) dan bioetik dari kampusnya sebelum menggelar riset.
“Kalau orang lain memandang itu berbeda, mosok aku ngeyel. Ya, sudah, telan saja pendapatmu,” kata Menteri Kesehatan ini.



judi

Kementerian Kesehatan akan memberikan vaksin kanker serviks secara gratis, ini lengkapnya! – Portal Kesehatan Masyarakat


Vaksin Kanker Serviks

Menteri Kesehatan, Budi Gunawan baru-baru ini mengeluarkan pernyataan akan mewajibkan vaksin kanker serviks dan diberikan secara gratis. Sebelum itu, mari kita cari tahu lebih lanjut yuk mengenai kanker serviks dan vaksinnya.

Kanker serviks merupakan kanker yang terjadi akibat infeksi human papillomavirus (HPV) yang berkembang di area serviks/ leher rahim.

Kejadian kanker serviks di Indonesia masih menjadi penyakit kanker dengan jumlah penderita terbesar kedua setelah kanker payudara. Angka kejadian kasus baru kanker serviks sesuai data GLOBOCAN,2020 untuk wanita di Indonesia berkisar 36.633 kasus (17.2%) dengan angka kematian 21.003 kasus (9.0%), urutan terbesar ketiga setelah kanker paru dan kanker payudara.

Wanita berusia di atas 15 tahun merupakan populasi berisiko tinggi terkena kanker serviks dan kelompok usia terbanyak yang menderita kanker serviks adalah wanita usia 25-64 tahun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan infeksi HPV, seperti: aktivitas seksual pada usia muda, berhubungan seksual dengan multipartner, merokok, mempunyai anak banyak, sosial ekonomi rendah, pemakaian pil KB (dengan HPV negatif atau positif), penyakit menular seksual, dan gangguan imunitas.

Mengapa harus divaksinasi?
Vaksinasi HPV merupakan bentuk perlindungan spesifik terhadap kanker serviks yang diberikan pada saat belum terinfeksi dan mempunyai kemampuan proteksi >90%. Saat ini ada dua vaksin HPV yang beredar di pasaran, yaitu Cervarix dan Gardasil. Vaksin HPV ini telah terbukti membantu memerangi kasus kanker serviks terutama di negara-negara maju dan dianggap mempunyai keamanan dan mekanisme proteksi yang baik dalam mencegah infeksi HPV, dibuktikan dengan berbagai penelitian yang masih terus dilakukan hingga saat ini.

Tujuan penggunaan vaksin kanker adalah untuk merangsang produksi antibodi yang dapat menghambat infeksi virus yang menyebabkan timbulnya sel-sel kanker atau untuk mengeliminasi sel-sel yang abnormal dengan cara meningkatkan respon imun tubuh. Cara vaksin kanker meningkatkan respon imun adalah dengan menimbulkan respon imun sehingga apabila ada invasi miroorganisme yang masuk akan segera dikenali dan dimusnahkan.

Dengan demikian, bila virus HPV yang bertanggung jawab terhadap proses terjadinya sel kanker dapat dicegah, maka terbentuknya sel kanker itupun akan dapat dihindari.