Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 4 dari 4 HASIL
judi

Benar, Klaim Ganjar soal Cegah Stunting Dapat Dilakukan dengan Memberikan Gizi Sejak Dalam Kandungan atau Ibu Hamil – Portal Kesehatan Masyarakat

Dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting setidaknya ada tiga pendekatan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia yaitu intervensi gizi, pendekatan keluarga berisiko dan pendekatan multisektor.

Stunting sendiri diketahui merupakan kondisi gagal tumbuh yang mempengaruhi fisik dan otak anak, akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Meski demikian banyak faktor penyebab lainnya, seperti faktor perilaku, lingkungan sosial budaya dan ekonomi, serta pelayanan kesehatan.

Dikutip dari TEMPO, faktor penyebab stunting antara lain adalah masalah asupan nutrisi kurang. Karena itu Langkah pencegahan stunting dapat dilakukan dengan memperbaiki pola makan, pola asuh, dan peningkatan sanitasi serta air bersih. Dengan memberikan protein hewani yang penting untuk mencegah stunting, memperbaiki pola asuh sejak dari masa kandungan dengan menutrisi dan mengedukasi ibunya, serta mencegah infeksi.

Dalam buku Kebijakan dan Strategi Penurunan Stunting, intervensi gizi secara langsung pada ibu hamil dapat menurunkan resiko terjadinya stunting. Intervensi ini seperti memberikan asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan hingga 23 bulan.

Penelitian Ni Wayan Dian Ekayanthi dan Pudji Suryani dari Poltekkes Bandung seperti diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan, Volume 10, Nomor 3, November 2019 mendapati upaya perbaikan yang diperlukan untuk mengatasi stunting salah satunya adalah melalui intervensi gizi spesifik pada ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan saat kehamilan untuk mencegah stunting.

Menurut Anis Fuad, Dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi FK-KMK UGM, secara lebih lengkap sebenarnya intervensi terhadap stunting dapat dimulai pada kelompok remaja, menjadi pasangan usia subur (PUS), kehamilan, masa neonatus sampai dengan balita.



judi

Tidak Benar Hasil Hitung Suara di Malaysia dan Taiwan Telah Selesai Dilakukan – Portal Kesehatan Masyarakat

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel dari Liputan6.com berjudul “KPU Bantah Ada Hasil Hitung Suara Pemilu di Luar Negeri Sebelum 14 Februari 2024” yang tayang pada 8 Februari 2024.
Berikut isi artikelnya:
“Liputan6.com, Jakarta – Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari membantah adanya hasil hitung cepat Pemilu 2024 di luar negeri. Hal itu disampaikan, guna menjawab perolehan suaran kandidat Pilpres 2024 yang ramai beredar di sosial media.
“Publikasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri tersebut adalah tidak benar,” tegas Hasyim melalui pesan singkat diterima, Kamis (8/2/2024).
Meski pemungutan suara di luar negeri berjalan lebih awal atau early voting namun penghitungan suaranya dilakukan serentak dengan Pemilu di dalam negeri.
“Penghitungan suara Pemilu luar negeri dilaksanakan bersamaan dengan waktu penghitungan suara pemilu dalam negeri yaitu pada 14-15 Februari 2024,” jelas Hasyim.
Hasyim menjelaskan, memang pemungutan suara di luar negeri dilakukan lebih awal dari dalam negeri. Hal itu dilakukan dengan tiga metode, datang ke tempat pemungutan suara (TPS), dikirim melalui pos, dan kotak suara keliling.
Namun demikian, jika ada hasil suara dari luar negeri dapat dipastikan hal itu adalah salah. Sebab, KPU RI tidak melakukan penghitungan suara di mana pun sebelum 14 Februari 2024.
“Dengan demikian bila sudah ada publikasi hasil penghitungan suara luar negeri sebelum 14 Februari 2024, kami pastikan itu adalah tidak benar,” tegas Hasyim menandasi.



judi

5 Kegiatan Seru di Dalam Rumah yang Bisa Dilakukan Saat Libur – Portal Kesehatan Masyarakat

Ditemukannya varian Omicron dapat dikatakan sebagai sebuah alarm bagi kita semua bahwa pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir, sehingga penerapan protokol kesehatan 5M harus terus berjalan dengan baik ditengah masyarakat. Selain itu bagi masyarakat yang masih belum mendapatkan vaksin secara sempurna (2 dosis) diharapkan dapat segera mendapatkan vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat.

 

Masuknya varian Omicron ke Indonesia pada 16 Desember 2021 yang lalu, tentu memberikan efek yang besar terhadap perilaku masyarakat maupun regulasi yang dibuat oleh pemerintah. Sehingga demikian, rencana kegiatan yang telah disusun untuk menghadapi libur panjang akhir tahun harus ditunda sampai kondisi benar-benar aman. Berikut ini ada beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat agar liburan tetap seru walau #DirumahAja, seperti :

 

1.        Memasak dan membuat aneka kue bersama anak

2.       Menonton film keluarga

3.       Bermain Game Board (permainan papan)

4.       Berwisata virtual ke museum

5.       Menata ulang kamar dan rumah.

Dengan menerapkan beberapa kegiatan diatas, diharapkan kegiatan disaat libur Natal dan Tahun baru dapat memberikan kebahagiaan meski tetap dirumah saja. Beberapa kegiatan diatas juga sangat membantu dalam menurunkan kemungkinan adanya lonjakan kasus yang diakibatkan oleh varian omicron

 

Sumber :

1.       https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/5-agenda-seru-saat-libur-dirumahaja-dan-rendah-risik



judi

6 Latihan Fisik yang Bisa Dilakukan Di Rumah – Portal Kesehatan Masyarakat

Disiplin perilaku hidup sehat, merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Karena dengan perilaku sehat melakukan aktivitas fisik setiap hari, seseorang dapat memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Selain itu, juga dapat membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.

Dalam prakteknya, disiplin hidup sehat dapat dimulai dengan hal yang mudah, salah satunya adalah dengan rutin melakukan latihan fisik ringan/olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, umur dan juga anjuran dari dokter.

Jenis Latihan Fisik di Rumah

Berikut ini adalah berbagai olahraga ringan yang dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah, diantaranya adalah:

Jalan cepat di sekitar halaman/di dalam rumah selama 30-45 menit/hari

Naik turun tangga di rumah selama 10-15 menit.

Bermain hula hoop

Wall push up

Squat

Jumping jacks

Penerapan Perilaku Hidup Sehat

Dengan menerapkan latihan fisik ringan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan kesehatan bagi tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit.

Selain itu, jangan lupa untuk didukung dengan perilaku hidup sehat lainnya seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, mendapatkan waktu tidur yang cukup, serta menghindari berbagai aktivitas yang kurang sehat seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula.

Tetap terapkan Perilaku Hidup Besih Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Review: Astasari