Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 6 dari 6 HASIL
judi

1/3 kematian ibu di Jawa Timur disebabkan oleh preeklampsia – Portal Kesehatan Masyarakat


Preeklampsia menjadi penyebab 500.000 kematian bayi dan 76.000 kematian ibu setiap tahunnya. Preeklampsia merupakan suatu kondisi peningkatan tekanan darah pada ibu hamil disertai dengan temuan protein dalam urine (proteinuria). Kebanyakan kondisi ini terjadi pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Ada bermacam faktor risiko yang menyebabkan terjadinya preeklampsia pada ibu hamil, salah satunya adalah usia. Hasil penelitian dalam pencarian 25 jurnal menunjukan bahwa usia ibu hamil adalah salah satu faktor penyebab preeklamsia, yaitu usia kehamilan kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun.

Kenali gejala preeklampsia antara lain, tekanan darah tinggi (hipertensi), ditemukannya protein di dalam urin (proteinuria), sakit kepala berat atau terus-menerus, sesak napas, gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau sensitif terhadap cahaya, pusing, lemas, mual dan muntah, frekuensi buang air kecil dan volume urine menurun. Namun, munculnya salah satu gejala di atas belum bisa digunakan untuk menegakkan diagnosis preeklampsia, segera kunjungi dokter untuk mendapat pengobatan dan sebagai upaya deteksi dini kondisi preeklampsia.

Preeklampsia juga bisa dicegah dengan beberapa cara, seperti:

  1. Melakukan kontrol kehamilan secara rutin. Pemerintah menganjurkan untuk melakukan kontrol minimal 6x selama masa kehamilan sebagai upaya deteksi dini adanya faktor preeklampsia.
  2. Rutin melakukan pengecekan tekanan darah dan gula darah jika memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes sebelum kehamilan.
  3. Menjaga pola hidup tetap sehat, yaitu dengan menjaga berat badan ibu dan bayi tetap ideal, mengurangi konsumsi makanan yang tinggi garam, menjaga stres, mencukupi nutrisi dan mengonsumsi vitamin/mineral sesuai anjuran dokter, serta rajin berolahraga sesuai kemampuan.

Penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan edukasi dan informasi dari sumber yang tepat mengenai hal-hal seputar kehamilan. Agar jangan sampai karena ketidak tahuan tersebut justru membahayakan keselamatan ibu maupun janin. Dibutuhkan banyak peran dan waktu yang tidak sebentar untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, terutama peran fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

Referensi:
UNAIR News,2021
http://news.unair.ac.id/2021/04/01/korelasi-musim-dengan-angka-kejadian-preeklampsia-di-jawa-timur/

Kemenkes, 2021
https://promkes.kemkes.go.id/peringatan-hari-preeklamsia-sedunia-2021
https://www.alodokter.com/preeklamsia

Fidyati, 2021
https://erepository.uwks.ac.id/9365/



judi

[SALAH] Justin Bieber Mengatakan Kelumpuhan Wajahnya Disebabkan Oleh Vaksin Covid-19 – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Justin Bieber Mengatakan Kelumpuhan Wajahnya Disebabkan Oleh Vaksin Covid-19

Meskipun artikel tersebut telah dilabeli “Satire” di halaman web artikel. Tetapi ketika artikel tersebut dibagikan di Facebook dan Twitter tidak terlihat bahwa itu adalah konten satire dan memungkinkan beberapa pengguna menjadi berpikir bahwa itu adalah sebuah berita.

Lebih lanjut, paragraf pertama artikel Vancouver Times berbunyi: “Justin Bieber sekarang mengakui bahwa dia menyesal mengambil vaksin Covid-19, mengatakan bahwa vaksin itu membuatnya lumpuh permanen di wajahnya. Bieber membuat pengakuan itu kepada seorang teman dekat, yang kemudian membocorkannya informasi ke Daily Mail. Bieber dilaporkan berencana menuntut Pfizer karena menyebabkan kelumpuhannya, meskipun faktanya perusahaan itu dilindungi dari tanggung jawab.”

Sebagai bukti, artikel tersebut menautkan ke cerita Daily Mail yang melaporkan pengumuman Bieber melalui Instagram. Tetapi artikel tersebut tidak menyebutkan pernyataan apa pun di mana Bieber mengaitkan penyakitnya dengan vaksin Covid-19.

Dengan demikian, klaim Justin Bieber mengatakan bahwa kelumpuhan wajahnya disebabkan oleh vaksin Covid-19 adalah informasi yang keliru dan termasuk ke dalam konten satire.



judi

Satu dari Tiga Kematian Disebabkan oleh Jantung, Ayo Cegah serangan jantung – Portal Kesehatan Masyarakat

Sebagai salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian di Indonesia, Serangan jantung harus mendapatkan perhatian dan penanganan khusus, agar proses penanganan dan pencegahan kematian akibat serangan jantung dapat lebih ditingkatkan.

 

Sebelum pandemi Covid-19 yang saat ini menyelimuti hampir banyak negara, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Dalam data yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2021, kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian atau satu dari tiga kematian di dunia setiap tahun disebabkan oleh penyakit jantung.

 

Melihat kondisi demikian, maka penting bagi kita untuk terus melakukan pemeriksaan dan menjaga kesehatan jantung.

 

Langkah Sehat Mencegah Serangan Jantung

Berikut ini adalah 6 langkah sehat mencegah serangan jantung yang penting untuk kita ketahui bersama, diantaranya adalah:

1. Periksa kesehatan secara rutin (seperti tekanan darah, gula darah, dll)

2. Menghindari rokok

3. Berolahraga secara teratur

4. Kelola stres

5. Diet seimbang

6. Istirahat cukup

 

Dengan menerapkan tips menjaga kesehatan jantung diatas, diharapkan mampu meminimalisir adanya risiko serangan jantung, baik bagi seseorang yang berusia muda maupun bagi para lansia.

 

Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya, dan rutin melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memantau kondisi jantung. Sehingga dengan demikian, tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin.

 

 



judi

[SALAH] Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya vaksin AstraZeneca Covid-19 menggunakan vektor vaksin adenovirus simpanse untuk mengangkut instruksi genetik ke tubuh guna memicu produksi protein lonjakan yang mirip dengan virus SARS-CoV-2.

Profesor Yoo Jin-hong , seorang ahli epidemiologi di Universitas Katolik Korea mengatakan bahwa Virus cacar monyet dan adenovirus simpanse yang digunakan dalam vaksin AstraZeneca adalah virus yang berbeda dan tidak menyebabkan penyakit pada manusia.

Dengan demikian klaim Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Menyesatkan.



judi

[SALAH] Ramsay Hunt syndrome disebabkan oleh vaksin Covid-19 – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Ramsay Hunt syndrome disebabkan oleh vaksin Covid-19

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djoerban telah menjelaskan terkait Ramsay Hunt syndrome yang diderita Justin Bieber dalam utas di akun Twitter yang dimilikinya. Dijelaskan bahwa Ramsay Hunt syndrome adalah Suatu kondisi yang disebabkan reaktivasi virus. Sindrom ini bertanggung jawab atas 12% kasus kelumpuhan wajah, dengan prognosis yang lebih buruk ketimbang Bell’s palsy (kelumpuhan salah satu sisi otot wajah sehingga wajah tampak melorot). Virus yang menyebabkan penyakit ini adalah Varicella-zoster virus (VZV). Ini adalah virus yang sama yang menyebabkan anak-anak terkena cacar air dan cacar ular (herpes zoster) pada orang dewasa.

Di akhir utasnya dr Zubairi menjelaskan pula bahwa belum ada bukti terkait Ramsay Hunt Syndrome yang dialami Justin Bieber disebabkan vaksin Covid-19. Beliau menambahkan jika sindrom ini sudah ada obatnya di Indonesia dan tersedia juga di apotek-apotek. Ia menjelaskan, obat-obatan yang bisa digunakan untuk penyakit Ramsay Hunt Syndrome, yakni Valacyclovir, Acyclovir, dan Famciclovir, menurut pengalamannya, untuk konsumsi Valacyclovir lebih baik ditambah dengan obat steroid (seperti Prednison).

Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang Ramsay Hunt syndrome yang diderita Justin Bieber disebabkan oleh vaksin Covin-19 adalah keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.



judi

[SALAH] Hepatitis Misterius disebabkan oleh Vaksin Covid-19 – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Hepatitis Misterius disebabkan oleh Vaksin Covid-19

Mengutip dari health.detik.com Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menjelaskan bahwa hepatitis bisa dipicu oleh berbagai macam virus. Ada beberapa jenis virus penyebab hepatitis yang bisa dicegah dengan vaksin, namun tidak semuanya demikian.

Dilansir dari cnbcindonesia.com setelah penyataannya, Dicky mengatakan bahwa salah satu vaksin Covid-19 yang mengandung adenovirus sempat dipertanyakan dampaknya dengan wabah hepatitis misterius ini. Namun, dalam kasus di Inggris, diketahui tidak ada penerima vaksin mengandung adenovirus yang terpapar hepatitis.

“Yang dikaitkan dengan hepatitis yang katanya ‘misterius’ ini belum bisa dikaitkan dengan vaksin yang ada saat ini. Tidak ada bukti dengan akibat vaksinasi covid, walaupun ada satu jenis vaksin yang menggunakan adenovirus sebagai salah satu mekanismenya,” jelas Dicky.