Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 5 dari 5 HASIL
judi

Anies Sebut 70 Juta Orang Tak Punya Jaminan Sosial, Ini Faktanya – Portal Kesehatan Masyarakat

Mengutip data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2023, terdapat jumlah orang yang bekerja mencapai 138,63 juta orang. BPJS Ketenagakerjaan juga mencatat hingga Juli 2023, jumlah kepesertaan baru mencapai 37,40 juta orang. Artinya, dari seluruh penduduk bekerja, hanya 26,97 persen yang telah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Para capres menyampaikan visi dan misi serta beradu program dalam debat capres-cawapres kelima yang diselenggarakan pada 4 Februari 2024 di JCC Senayan, Jakarta Pusat. Tema debat terakhir ini mengangkat tema Kesejahteraan Sosial, Pembangunan SDM dan Inklusi dengan sub tema, antara lain Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Kebudayaan, Teknologi Informasi serta Kesejahteraan Sosial dan Inklusi.



judi

Anies Sebut 45 Juta Orang Belum Bekerja Layak, Ini Faktanya – Portal Kesehatan Masyarakat

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023 menunjukkan, pekerja yang mendapat gaji di bawah upah minimum provinsi (UMP) sebanyak 24,8 juta orang. Menurut laporan “Indikator Pekerjaan Layak di Indonesia” yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2022 sebanyak 14,83 juta buruh menerima upah yang rendah, naik dari tahun sebelumnya sebesar 13,59 juta pekerja. Para capres ini menyampaikan visi dan misi dalam rangkaian debat capres-cawapres kelima yang diselenggarakan di JCC Senayan, pada 4 Februari 2024.



judi

Ganjar Bilang Ada Pabrik Gadget di Semarang, Ini Faktanya – Portal Kesehatan Masyarakat

Dalam penelusuran Tirto, ada dua perusahaan teknologi yang punya pabrik di Semarang, yakni brand Evercoss dan Advan.

Berdasarkan sumber Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), industri smartphone Advan pertama yang berdiri tahun 2000 ini awalnya hanya untuk perakitan. Kemudian, pada 2012 mulai aktif memproduksi tablet PC dan juga smartphone.

Dikutip dari laman resmi Advan, pabrik yang berdiri di Kawasan Industri Candi Semarang, Jawa Tengah tersebut memiliki karyawan 900 orang.



judi

Serangan Jantung Penyebab Kematian Terbesar, Faktanya? – Portal Kesehatan Masyarakat

Berdasarkan pernyataan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eva Susanti pada 2023, penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit stroke dengan 19,42 persen dan jantung iskemik (serangan jantung) sebesar 14,38 persen.

Terkait hal ini, Dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi FK-KMK Universitas Gadjah Mada, Anis Fuad, pada 4 Februari 2023 mengatakan, ketersediaan dokter spesialis, sarana, prasarana dan alkes untuk diagnostik dan penanganan penyakit jantung yang tidak merata menjadi salah satu sebab penanganan yang tidak optimal.



judi

Tablet Tambah Darah Bikin Bayi Susah Lahir? Cek Faktanya – Portal Kesehatan Masyarakat

Salah satu zat yang paling banyak dibutuhkan oleh ibu dan bayi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah zat besi. Umumnya, bumil membutuhkan kandungan 800 mg zat besi setiap harinya. Sekitar 500 mg dibutuhkan untuk menambah massa hemoglobin maternal, dan sisanya untuk tumbuh kembang si janin.

Jika mengandalkan konsumsi pangan sehari-hari, per 100 kalori makanan ibu hamil hanya menghasilkan 8-10 mg zat besi setiap hari. Masih jauh, ya, dengan kebutuhan dasar untuk Bunda dan bayi?

Cara yang banyak ditempuh agar kebutuhan zat besi harian Bunda terpenuhi adalah dengan mengonsumsi TTD (Tablet Tambah Darah). Tapi apa benar mengonsumsi TTD membuat bayi tumbuh terlalu besar sehingga terjadi proses persalinan yang sulit?

Minum TTD Membuat Bayi Terlalu Besar, Mitos atau Fakta?

Pakar medis sepakat bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa meminum TTD secara rutin membuat bayi tumbuh terlalu besar dan mempersulit persalinan. Mitos ini berkembang dari mulut ke mulut bahwa mengonsumsi TTD akan membuat produksi darah ibu melebihi kapasitas sehingga memengaruhi ukuran janin.

Nyatanya, ini tidak bisa dibuktikan secara medis. Adapun kejadian bayi tumbuh di luar normal memang kerap terjadi, tetapi penyebabnya bukan konsumsi TTD.

Faktor-faktor Penyebab Bayi Tumbuh Terlalu Besar

Yang perlu Ayah dan Bunda perhatikan, ada sejumlah penyebab bayi biasa tumbuh melebihi ukuran normal, antara lain:

Bayi berjenis kelamin laki-laki; umumnya, bayi laki-laki memang memiliki bobot yang lebih besar

Ibu mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan

Ada riwayat obesitas atau kegemukan di pihak ibu sebelum kehamilan

Ibu memiliki penyakit gula atau kencing manis, atau biasa dikenal sebagai diabetes melitus

Agar lebih pasti, ada baiknya AyBun selalu rutin memeriksakan kehamilan agar bisa mendeteksi kemungkinan bayi tumbuh terlalu besar dan bisa mempersiapkan persalinan yang matang.

Pentingnya TTD untuk Bumil

Berlawanan dengan mitos yang beredar, konsumsi TTD justru wajib bagi para ibu yang mendambakan kesehatan bagi diri sendiri maupun buah hati agar tumbuh sehat dan cerdas.

Konsumsi TTD rutin dan teratur bisa membawa manfaat-manfaat positif bagi Bunda:

1. Memperkuat plasenta rahim

Trimester 2 dan trimester 3 kehamilan sangat rawan. Agar kandungan tetap sehat dan berkembang, dibutuhkan asupan ekstra hemoglobin.

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Dengan memiliki pasokan zat besi yang cukup, tubuh Anda akan memicu produksi hemoglobin yang akan memastikan plasenta rahim tetap kuat untuk menyokong tumbuh kembang buah hati.

2. Mencegah anemia pada bayi

Jangan remehkan anemia pada bayi yang baru lahir, AyBun. Jika tidak ditangani dengan baik, anemia pada bayi bisa berakibat fatal. Bunda bisa menekan kemungkinan ini dengan rutin mengonsumsi TTD agar zat besi tetap cukup untuk tubuh si kecil sebelum lahir.

3. Mengurangi risiko pendarahan saat persalinan

Salah satu penyebab pendarahan hebat saat proses persalinan adalah karena asupan nutrisi kurang diserap dengan baik oleh tubuh karena sirkulasi oksigen oleh hemoglobin di bawah rata-rata. Jika tidak dicegah dengan konsumsi makanan bergizi dan suplemen penambah darah, bisa terjadi risiko pendarahan hebat yang mengancam nyawa Bunda.

Dengan mengonsumsi TTD, Bunda juga mengurangi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), yaitu kekurangan gizi pada ibu hamil yang berlangsung lama. Ini tentunya memiliki dampak buruk terhadap ibu dan janin. 

Jadi, Bunda tidak perlu risau lagi untuk mengonsumsi TTD. Malah, para dokter dan bidan sangat menyarankan bumil agar rutin mengonsumsi TTD demi menunjang kesehatan ibu dan bayi. Yuk Bunda, mulai cari informasi dari sumber tepat dan terpercaya untuk kesehatan janin!

 

Sumber:

https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7173188/

American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Bulletin No. 216: Macrosomia. Obstetrics & Gynecology. 2020; doi:10.1097/AOG.0000000000003606.

Abramocwicz JS, et al. Fetal macrosomia. https://www.uptodate.com/contents/search