Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 3 dari 3 HASIL
judi

Mengenal Gejala Penyakit Ginjal Kronis – Portal Kesehatan Masyarakat

Dalam 2 bulan terakhir, indonesia kembali dikabarkan mengalami masalah kesehatan gagal ginjal akut yang secara signifikan menyerang anak usia 0 – 18 tahun. Namun demikian, sampai saat ini penyebab gagal ginjal akut yang menyerang anak tersebut, untuk itu hingga kini investigasi masih terus dilakukan Kemenkes bersama IDAI, Badan POM, ahli epidemiologi dan puslabfor.

 

Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak, para orang tua diminta untuk tidak panik dan terus memantau perkembangan kesehatan buah hatinya. Selain itu, hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui secara pasti gejala dari gagal ginjal akut ini, sehingga proses penanganan yang benar dapat dilakukan sedini mungkin.

 

Gejala Gagal ginjal Akut.

 

Berikut ini adalah gejala gagal ginjal akut yang wajib diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah:

 

1. Demam, batuk, Pilek pada anak usia 0 – 18 Tahun

2. Gejala infeksi saluran cerna seperti mual dan muntah

3. Warna urine yang berubah menjadi pekat coklat, dan juga mengalami penurunan jumlah urin, sehingga buah hati tidak buang air kecil sama sekali.

 

Dengan mengetahui berbagai gejala gagal ginjal akut diatas, diharapkan para orangtua dapat lebih waspada dan bersegera dalam membawa buah hatinya ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami berbagai gejala yang telah disebutkan diatas.

 

Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan dengarkan informasi terkait perkembangan gagal ginjal akut dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. 

 



judi

3 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Harus Diwaspadai – Portal Kesehatan Masyarakat


Penyakit gagal ginjal akut menjadi salah satu masalah kesehatan yang saat ini tengah marak terjadi ditengah masyarakat. Berdasarkan penyebarannya, penyakit ini banyak menjangkit anak dengan rentang usia 0 – 18 tahun. Dengan kondisi tersebut, diharapkan para orang tua dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan kesehatan buah hatinya.

Salah satu bentuk perhatian terhadap perkembangan kesehatan anak, adalah dengan mengenal gejala gagal ginjal akut yang muncul pada anak. Sehingga dengan demikian, proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum semakin memburuk.

Berikut ini adalah berbagai gejala gagal ginjal akut yang harus diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah:

Anak mengalami demam, batuk hingga pilek

Anak mengalami gejala infeksi saluran cerna seperti mual hingga muntah

Urine pada anak mengalami perubahan warna, yaitu menjadi pekat coklat, dan juga mengalami penurunan jumlah urin, sehingga buah hati tidak buang air kecil sama sekali.

Penanganan Pasien Anak Gagal Ginjal Akut

Dengan mengetahui berbagai gejala gagal ginjal akut, diharapkan dapat memberikan informasi, sehingga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan kepada para orangtua.

Apabila anak mengalami berbagai gejala di atas, diharapkan para orangtua dapat sedini mungkin membawa buah hatinya untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan protokol penanganan pasien gagal ginjal akut yang terkandung dalam SK Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022

Review: Astasari

 

 



judi

Kasus Gagal Ginjal pada Anak Ditemukan Lagi! – Portal Kesehatan Masyarakat


Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak ditemukan di DKI Jakarta. Juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril menyebut, dari dua kasus yang dilaporkan, satu pasien masih suspek. Satu pasien lainnya terkonfirmasi meninggal dunia setelah sempat mengkonsumsi obat sirup penurun panas merek Praxion.

Syahril menyatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan perintah penghentian sementara produksi dan distribusi obat yang dikonsumsi pasien hingga investigasi selesai dilaksanakan. Meskipun investigasi terhadap penyebab sebenarnya kasus ini masih berlangsung,

“Terkait perintah penghentian sementara dari BPOM, industri farmasi pemegang izin edar obat tersebut telah melakukan voluntary recall (penarikan obat secara sukarela),” kata Syahril dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/2/2023).

Terkait penemuan tersebut, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk tidak membeli obat sendiri terlebih dahulu di apotek. Hal ini berguna untuk mengantisipasi adanya penambahan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal ini.

Sumber:

  1. https://www.kompas.tv/article/375445/bpom-setop-peredaran-praxion-diminum-pasien-gagal-ginjal-lalu-meninggal
  2. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6553432/stop-kemenkes-minta-warga-tak-beli-obat-sendiri-dulu-lebih-baik-ke-dokter