Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 6 dari 6 HASIL
judi

Kenali Ancaman Penyakit pada Menu Makanan Lebaran – Portal Kesehatan Masyarakat

Setelah hampir satu bulan lamanya umat muslim berpuasa secara konsisten dimulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, tidak terasa kini kita telah memasuki momen lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

 

Selain identik dengan mudik, bermaaf maafan antara sesama saudara maupun tetangga, Idul Fitri juga dentik dengan banyaknya hidangan-hidangan yang sangat menggoda untuk dapat segera disantap, seperti rendang, opor ayam, ketupat, kue kering, dan berbagai macam jenis makanan sesuai khas daerang lainnya.

 

Namun apabila kita perhatikan secara seksama, jenis-jenis makanan diatas tergolong makanan yang sangat berlemak dan penuh denga kolesterol, sehingga mengontrol porsi makan ketika memakan makanan tersebut harus diperhatikan dengan baik, agar tidak menimbulkan penyakit dikemudian harinya.

 

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang mengancam apabila kita tidak secara bijaksana atau berlebihan dalam mengkonsumsi hidangan lebaran yang telah disebutkan diatas, diantaranya adalah :

1. Kolesterol Tinggi

 

Sejatinya, kolesterol merupakan salah satu unsur penting dalam tubuh kita untuk membangun sel-sel baru hingga menghasilkan vitamin D. Namun jika kadar kolesterol berlebihan dalam tubuh, akan menyebabkan berbagai macam penyakit yang mengancam, seperti stroke dan penyakit jantung.

2. Hipertensi

 

Hipertensi atau yang sering disebut tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang berbahaya dan bahkan tidak jarang menyebabkan penderitanya mengalami kematian mendadak tanpa disertai gejala penyerta yang jelas.

3. Diabetes.

 

Penyakit yang satu ini sudah cukup umum terdengar oleh masyarakat. Dengan kadar gula yang tinggi dalam tubuh akibat mengkonsumsi zat gula dalam nasi, kue kering lebaran, dan juga sirup yang berlebihan, akan berisiko menimbulkan penyakit diabetes pada seseorang.

Selain beberapa penyakit diatas, masih banyak lagi berbagai penyakit yang mengancam dibalik lezatnya hidangan lebaran apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan berulang. Kontrol kondisi kesehatan tubuh, kadar gula, kolesterol dalam tubuh setelah lebaran untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang telah disebutkan diatas.

 

Tetap patuhi protokol kesehatan selama perayaan lebaran dan segera lakukan pemeriksaan Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala Covid-19 atau berbagai penyakit lainnya, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan prosedur penanganan.

 


judi
judi

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Tidur – Portal Kesehatan Masyarakat

Tidur adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, karena dengan demikian tubuh dapat beristirahat dan seseorang dapat terhindar dari berbagai penyakit. Berdasarkan pengertian tersebut, maka penting bagi kita untuk menjaga waktu dan pola tidur kita dari berbagai hal yang dapat mengganggu kualitas tidur.

 

 

Salah satu hal yang dapat mengganggu kualitas tidur kita adalah makanan. Pada kenyataannya, terdapat beberapa jenis makanan yang sangat direkomendasikan untuk dihindari agar tidak mengganggu kualitas dan waktu tidur kita, diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Minuman bersoda atau yang mengandung kafein. Karena akan menyebabkan sugar rush dan membuat tubuh tetap terjaga, padahal tubuh kita mungkin sudah kelelahan.

2. Protein hewani, seperti daging yang berwarna merah. Makanan jenis ini akan membutuhkan waktu untuk dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan kram pada perut.

3. Minuman beralkohol, meminum minuman ini akan membuat otak mengalami tekanan dan membuat sistem kerja saraf terhambat.

4. Makanan pedas, akan menyebabkan asam lambung semakin meningkat, akibatnya perut, dada, dan tenggorokan akan merasa terbakar.

 

Dengan mengetahui dan menghindari berbagai jenis makanan dan minuman diatas sebelum tidur, diharapkan mampu memberikan kualitas tidur yang lebih baik lagi, sehingga tubuh dapat lebih sehat, bugar, dan siap untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Tetap terapkan perilaku hidup sehat seperti tidur cukup dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala insomnia, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.

 



judi

5 Jenis Makanan Penurun Asam Lambung – Portal Kesehatan Masyarakat

Penyakit asam lambung adalah salah satu penyakit yang banyak ditemui pada masyarakat indonesia. tidak hanya pada remaja, namun juga pada seseorang yang telah mencapai usia dewasa hingga lansia.

 

Gejala penyakit asam lambung yang muncul pada tubuh seseorang antara lain adalah timbulnya rasa nyeri ulu hati (heartburn), sensasi panas atau perih di dada hingga kerongkongan, termasuk rasa pahit dan asam yang muncul di pangkal tenggorokan.

 

Pada beberapa kasus asam lambung yang masuk ke tahap parah,  maka penderita akan mengalami kesulitan dalam menelan makanan. Melihat kondisi tersebut, maka penting bagi kita untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau mengetahui cara meringankan gejala asam lambung.

 

Makanan Penurun Asam Lambung.

 

Berikut ini adalah beberapa makanan yang berfungsi untuk menurunkan gejala asam lambung, diantaranya adalah:

 

1. Sayuran. Seperti brokoli, asparagus, kembang kol, kentang, mentimun, dan sayuran berdaun hijau lainnya.

2. Jahe. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dipercaya dapat menjadi pengobatan alami penyakit asam lambung, sakit maag, maupun masalah pencernaan lainnya.

3. Pisang. Beberapa buah non-sitrus seperti pisang merupakan makanan yang baik untuk penderita asam lambung, karena menjadi buah penurun asam lambung

4. Putih Telur. Selain sehat, putih telur merupakan pilihan makanan yang bagus untuk penderita asam lambung. Namun tidak untuk kuning telur,  hal ini dikarenakan kuning telur mengandung lemak cukup tinggi dan dapat memicu gejala refluks asam lambung.

5. Yoghurt. Terkadang penderita asam lambung menghindari konsumsi yoghurt karena ditakutkan akan memperparah keadaan, namun yoghurt justru memiliki efek yang baik untuk penderita asam lambung karena sudah difermentasi.

 

Dengan mengkonsumsi berbagai jenis makanan penurun asam lambung diatas, diharapkan dapat memberikan informasi dan membantu masyarakat  untuk menurunkan asam lambung yang diderita.

 

Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala asam lambung, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.

 



judi

Makanan Sehat untuk Mengatasi Bad Mood – Portal Kesehatan Masyarakat


Masalah yang bertumpuk dan rutinitas yang melelahkan, tidak jarang membuat kita mengalami suasana hati yang buruk (bad mood). Bad Mood menyebabkan kita menjadi sering marah, atau melampiaskan dengan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang terlalu pedas, atau makanan manis dalam jumlah banyak.

Padahal, mengonsumsi makanan tidak sehat seperti yang telah disebutkan diatas, akan dapat menyebabkan suasana hati menjadi lebih buruk. Selain itu, melampiaskan bad mood ke makanan yang tidak sehat dalam jumlah porsi besar, akan menyebabkan kita mengalami obesitas dan berbagai penyakit tidak menular lainnya.

Makanan Sehat Untuk Mengatasi Bad Mood.

Berikut ini adalah beberapa makanan sehat yang dapat mengatasi bad mood yang sedang kita rasakan, diantaranya adalah:

Pisang, buah yang mudah ditemukan tersebut mengandung asam amino dan vitamin B6 yang berperan penting untuk mendukung proses pengubahan asam amino triptofan menjadi hormon serotonin yang berfungsi untuk memperbaiki suasana hati.

Coklat Hitam, makanan berikut mampu membantu menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon yang dihasilkan akibat stres.

Ikan, sebagai salah satu sumber asam lemak dan omega, ikan sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi otak serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

Kacang-kacangan, berbagai jenis kacang yang disarankan untuk menurunkan tingkat stres diantaranya adalah kacang polong, buncis, kacang lentil, dan sebagainya.

Dengan mengonsumsi makanan sehat diatas, diharapkan tubuh menjadi sehat, dan mood kita dapat kembali membaik, sehingga aktivitas harian dapat berjalan dengan lebih semangat.

 Review: Astasari

 



judi

Ragam Makanan yang Mengandung Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil – Portal Kesehatan Masyarakat

Mudah merasa lapar saat kehamilan adalah hal yang wajar, Bunda. Pada masa pembentukan si kecil, tubuh harus bekerja ekstra sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan pun turut meningkat.

Yang sering salah dipahami oleh para bunda dan ayah adalah bumil harus “makan untuk dua porsi, sekalian buat anak”. Padahal, cara kerja tubuh manusia lebih kompleks dari itu, Ayah dan Bunda. Bukan hanya sekadar makanan, Bunda juga harus memerhatikan komposisi konsumsi Bunda agar memenuhi aspek nutrisi, bervitamin, kaya mineral, dan tentunya tidak membawa efek negatif jangka panjang.

 

Turuti Ngidam, Bisa Penuhi Gizi Seimbang?

 

Pada trimester pertama, keinginan ngidam yang tak tertahankan kadang sampai membuat tubuh tidak nyaman. Namun, bukan berarti semua harus dituruti. Sah-sah saja jika Bunda ingin makanan manis atau keripik sesekali, tetapi ada cara supaya tubuh ibu dan janin tetap sehat dan tidak gampang lelah dibawa beraktivitas. 

Memang, dalam satu jenis makanan bisa saja mengandung beragam nutrisi. Namun, Bunda harus ingat bahwa mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja tidak cukup untuk memenuhi gizi seimbang. Makanlah beragam jenis makanan, dan lihat Tumpeng Gizi Seimbang ini untuk panduan konsumsi sehari-hari. 

Nah, nutrisi penting apa saja yang sebetulnya yang dibutuhkan ibu semasa kehamilan, dan dari mana mendapatkannya?

1. Asam folat dan Protein dari Kacang-kacangan, Hati, dan Sayur

Selain lezat, kacang-kacangan sangat kaya akan serat, protein, dan asam folat. American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama kehamilan. Asupan folat juga bisa ditemukan pada hati, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong.

Kacang kedelai, kacang polong, dan kacang tanah terutama akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil dalam trimester pertama, jadi jangan sampai kudapan satu ini absen dari meja Bunda, ya!

Kemudian yang perlu diperhatikan dalam menyajikan sayuran adalah jangan lupa mencucinya sebersih mungkin, ya, AyBun. Dikhawatirkan, sisa tanah pada sayuran bisa mengandung toksoplasma yang akan berbahaya bagi janin jika dikonsumsi.

2. Kalsium dari Susu dan Ikan-ikanan

Ibu hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti ikan lele, udang, salmon, dan tahu, juga sayuran berdaun hijau tua.

3. Protein lezat dari Ikan, Ayam, dan Telur

Penuhi kebutuhan protein Bunda dan buah hati dengan kudapan lezat yang kaya protein seperti ikan, ayam (disarankan bagian dada, yang tak begitu berlemak), susu dan yoghurt, juga telur. 

Hanya saja, perhatikan imbauan para pakar bahwa khusus ibu hamil, sebaiknya ikan dan telur dimasak sampai matang. Sementara, konsumsi ikan yang terlalu belemak seperti ikan pedang, todak, dan pelagis juga sebaiknya dikurangi.

4. Zat Besi dari Daging Merah Tanpa Lemak

Zat besi yang cukup mengurangi risiko anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum.

Zat besi terdapat pada daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan. Untuk mengolah daging merah, usahakan sudah dimasak sampai bagian tengahnya tidak berwarna kemerahan. Hal ini untuk menghindari risiko tercemar bakteri salmonella. 

5. Vitamin D dari Ikan dan Jeruk 

Untuk membangun tulang dan gigi yang kuat dan sehat, setidaknya dibutuhkan 600 unit internasional asupan vitamin D setiap harinya. Ini bisa didapat dari pilihan makanan seperti ikan salmon, atau susu dan jus jeruk.

Kebutuhan Makan Ibu Puas, Si Kecil Pun Tumbuh Cerdas!

Selain mengonsumsi makanan sehat dan enak, ibu hamil juga disarankan menuruti nasihat dokter seperti beristirahat cukup, minum air yang banyak, menjaga kebersihan, serta banyak-banyak berolahraga ringan. 

Tentu tugas ini bukan untuk menjadi perhatian Bunda saja. Ayah bisa membantu Bunda mendapatkan jenis makanan sehat dan lezat untuk memastikan kelancaran dan kebahagiaan masa kehamilan hingga persalinan.

 

Sumber:

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil 

https://www.sehatq.com/artikel/minum-teh-saat-hamil 

American College of Obstetrics and Gynecologists: “Nutrition During Pregnancy.”

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8949106/

https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/