Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 2 dari 2 HASIL
judi

Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas – Portal Kesehatan Masyarakat


Pada hari Selasa (10/5), Portkesmas menyelenggarakan diskusi dengan drg. Suhendro Rusli selaku Kepala Puskesmas Sukabumi tahun 2016 – 2019 terkait pandangan dan pengalamannya selama menjabat sebagai kepala puskesmas di institusi tersebut.

Beliau menjelaskan bahwa capaian program puskesmas menjadi tanggung jawab bersama untuk mencapai kesehatan masyarakat di Kota Sukabumi.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dalam penguatan upaya kesehatan masyarakat sudah terbukti dapat dilakukan dan berhasil menyukseskan capaian program, serta meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas

Simak informasi kegiatan Portkesmas dalam memperkuat fungsi puskesmas pada situs resmi www.portkesmas.com

#Portkesmas



judi

[SALAH] Vaksin Covid-19 Menyebabkan Peningkatan Kasus Kanker – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Vaksin Covid-19 Menyebabkan Peningkatan Kasus Kanker

Beredar sebuah cuitan dengan klaim terjadinya peningkatan kasus tumor/kanker/sarkoma pasca vaksinasi Covid-19. Setelah ditelusuri mengenai vaksin Covid-19 menyebabkan kanker, Turnbackhoax.id pada 27 November 2021 telah memposting klarifikasi dari klaim tersebut dengan judul “[SALAH] Vaksinasi Covid-19 Menyebabkan Seseorang Terkena Kanker”. Dalam kesimpulannya artikel tersebut menyebutkan bahwa faktanya data uji klinis menunjukkan tidak ada hubungan antara suntikan vaksin Covid-19 dengan kanker. Vaksin yang sudah didistribusikan dan disuntikan kepada masyarakat sudah melewati uji keamanan dan keefektifan untuk mencegah gejala parah akibat Covid-19.

mengutip dari usatoday.com , Donald Alcendor, assistant professor of cancer biology at Meharry Medical College mengatakan bahwa klaim tersebut tidak mendasar, data uji klinis menunjukkan tidak ada hubungan antara suntikan vaksin Covid-19 dengan kanker.

Terkait peningkatan kanker diakibatkan vaksin Covid-19, dikutip dari kumparan.com , Direktur Institut Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Pennsylvania Perelman Amerika Serikat, John Wherry, mengatakan klaim tersebut tidak benar.

“Ada lusinan penelitian pada titik ini yang menunjukkan bahwa vaksin ini menginduksi sel T spesifik virus yang kuat dan bahwa sisa kompartemen sel T pada dasarnya dibiarkan normal, pada dasarnya tidak tersentuh,” tambah Wherry.

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tentang vaksin Covid-19 menyebabkan peningkatan kasus kanker adalah salah dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.