Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 3 dari 3 HASIL
judi

[SALAH] Robert Malone, vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke anak mengakibatkan spike protein beracun – Portal Kesehatan Masyarakat


[SALAH] Robert Malone, vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke anak mengakibatkan spike protein beracun

Beredar kembali melalui media sosial twitter video Penemu cairan ekperimen terapi genetika mRNA yang menyampaikan 3 masalah utama jika vaksin diberikan kepada anak anak. salah satunya adalah spike protein beracun yang menyebabkan kerusakan permanen pada anak.

Setelah ditelusuri video tersebut sudah beredar sejak Desember 2021. Mengutip merdeka.com, Dokter penyakit menular dan direktur Pusat Pendidikan Vaksin di Rumah Sakit Anak Philadelphia, Paul Offit, mengatakan informasi menyebut spike protein usai divaksin Covid-19 menyebabkan kerusakan permanen pada organ tubuh anak-anak adalah klaim yang salah. Sejalan dengan itu, American Academy of Pediatrics Deborah Greenhouse, juga sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Paul Offit.

Pendapat serupa juga diberikan oleh Alexandra Yonts, seorang dokter penyakit menular pediatrik di Rumah Sakit Nasional Anak di Washington, DC, Yonts mengatakan bahwa spike protein dalam vaksin Covid-19 aman karena hanya bertahan di otot lengan seseorang untuk waktu yang singkat. Baik Offit dan Yonts mengatakan bahwa data menunjukkan kasus miokarditis yang jarang terjadi bukanlah akibat langsung dari spike protein itu sendiri, seperti yang dikatakan Malone.

Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang vaksin Covid-19 menyebabkan spike protein beracun pada anak adalah salah dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.



judi

Protein Hewani Cegah Stunting – Portal Kesehatan Masyarakat


Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penurunan stunting sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya.

Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema “Protein Hewani Cegah Stunting” pada Hari Gizi Nasional ke-63 pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah stunting pada anak, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan.

Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. “Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,”

Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut:

Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan.

Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan

Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan.

Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala

Menjaga kebersihan lingkungan

Dengan menerapkan beberapa tips mencegah stunting di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing.

Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan. 

 

 



judi

Ini Dia Takaran Protein Hewani untuk Cegah Stunting! – Portal Kesehatan Masyarakat


Siap Cegah Stunting, tapi......

Bunda Ayah juara itu… Yang siap mencegah stunting sang buah hatinya! ✨ Tapi mungkin ada yang bingung ya, protein hewani yang mau diberikan dalam MPASI itu berapa banyak jumlahnya?

Resep makanan si kecil agar tidak stunting

Protein hewani lokal tuh banyak, kok! Diantaranya telur ayam dan ikan yang cukup mudah didapat di sekitar kita. Takarannya pun cukup mudah! Nih mimin kasih tau yea…

  • Bayi 6-8 bulan: telur 1 buah ukuran sedang atau ikan 4 sendok makan
  • Bayi 9-11 bulan: telur 1 buah ukuran besar atau ikan 5 sendok makan
  • Bayi 1-2 tahun: telur 1 buah ukuran besar atau ikan 6 sendok makan

Nah itu dia resep dari Kemenkes yang gampang banget buat bunda dan ayah bikin di rumah, lho!

Ingat ya bunda dan ayah, stunting itu artinya sudah terlambat. Karena kemungkinan kecil dapat sembuh. Jadi pastikan kita cegah stunting, salah satunya dengan berikan si kecil makanan kaya protein hewani!

Makanan kaya protein hewani, salah satu cara cegah stunting!

Ikuti juga instagram Portkesmas untuk tahu informasi lebih lanjut, klik disini