Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 2 dari 2 HASIL
judi

[SALAH] Pernyataan Ekstrim Menteri Kesehatan Letjen TNI dr. Terawan Agus Putranto Sp. Rad – Portal Kesehatan Masyarakat

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa Menkes Terawan tidak pernah menuliskan pernyataan tersebut. Dilansir dari medcom.id, diketahui bahwa narasi tersebut pernah beredar pada tahun 26 April 2018 dengan judul “Ucapan menteri kesehatan China, Zhang Wen Kang dibawah ini patut menjadi renungan.” Sedangkan, dr Terawan mulai menjabat sebagai Menkes pada 23 Oktober 2019.

Bantahan serupa juga disampaikan oleh Praktisi Rumah Sakit, Anjari Umarjianto pada akun Twitternya (@anjarisme). Pada twit pada tanggal 6 Januari 2020, Anjar menyatakan bahwa pernyataan itu bukan pernyataan Menkes dr Terawan dan sudah pernah beredar tahun 2018.

Selain itu, matranews.id pada 9 Januari 2020 pernah menerbitkan artikel berjudul “Ucapan Menteri Kesehatan Zhang Wen Kang, Kontroversial.” Isi artikelnya memuat narasi yang sama dengan isi narasi sumber. Namun, pada artikel itu menyebutkan bahwa yang membuat pernyataan itu ialah Menteri Menteri Kesehatan China (1993-2003) Zhang Wen Kang.

Berdasarkan penjelasan itu, klaim bahwa Menkes dr Terawan membuat pernyataan ekstrim tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Imposter Content atau Konten Tiruan.



judi

Keliru, CNN Indonesia Mempromosikan Obat Diabetes dari Terawan Agus Putranto – Portal Kesehatan Masyarakat


Keliru, CNN Indonesia Mempromosikan Obat Diabetes dari Terawan Agus Putranto

Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa halaman resmi CNN Indonesia di Facebook tidak pernah memuat konten promosi obat diabetes tersebut. Foto Terawan Agus Putranto yang digunakan di dalam situs itu telah disunting dari aslinya yang tidak terkait dengan promosi obat diabetes. Terawan Agus Putranto juga bukan ahli diabetes. 
Tempo memeriksa halaman resmi CNN Indonesia di Facebook yang telah bercentang biru. Dengan menggunakan filter pencarian Facebook pada bulan April 2022, CNN Indonesia tidak memosting artikel atau konten pada 18 April 2022, alih-alin konten yang mempromosikan obat diabetes. 
[CEK FAKTA] Tangkapan layar unggahan konten CNN Indonesia di bulan April 2022 di halaman resmi CNN Indonesia di Facebook
Tempo kemudian menelusuri keaslian foto Terawan Agus Putranto yang diwawancarai CNN Indonesia sebagai Menteri Kesehatan. Tampak dalam foto itu, teks bertuliskan “Obat ini telah membantu ribuan orang” dan tanggal pemuatan pada 29 Oktober 2021. 
Dengan menelusuri kanal Youtube CNN Indonesia, Tempo menemukan bahwa foto tersebut disunting dari video liputan CNN berjudul Menkes Terawan Bentuk Tim Atasi Permasalahan BPJS yang tayang pada 30 Oktober 2019. 
Foto hasil suntingan itu identik dengan bagian video sejak menit ke-1 hingga akhir. 
[CEK FAKTA] Tangkapan layar wawancara Terawan dalam video berjudul Menkes Terawan Bentuk Tim Atasi Permasalahan BPJS
Sejauh ini Tim cek fakta Tempo tidak menemukan bukti-bukti kredibel bahwa Terawan Agus Putranto mempromosikan obat diabetes bermerek Glucousan. Di dalam situs Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, obat herbal tersebut dipoduksi oleh PT. Esa Mulia, yang beralamat di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Terawan sendiri bukanlah spesialis diabetes. Dikutip dari Tirto.id dan Google Scholar, dia mengambil spesialis radiologi dan pernah menjadi Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia. 
Terawan diangkat menjadi Menteri Kesehatan pada 2019 dan diberhentikan pada Desember 2021. 
Tempo juga menelusuri kredibilitas website josephpsmith.store. Dengan menggunakan domainbigdata.com, situs tersebut baru dibuat 9 bulan lalu atau pada 20 Juli 2019. Tidak ada keterangan siapa pemilik situs itu. Namun pembuatnya juga memiliki 8 situs lain dengan nama awal josephpsmith. 
Penyebab diabetes 
Kekurangan kalium memang menyebabkan diabetes. Dikutip dari Klikdokter, kekurangan kalium dapat memengaruhi produksi insulin. Insulin merupakan hormon yang bertugas membantu sel tubuh menyerap dan mengubah gula darah menjadi energi.
Terdapat studi yang menunjukkan orang dengan kadar kalium rendah memproduksi lebih sedikit insulin. Sehingga, lebih banyak kadar gula dalam darah dan berisiko lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2
Tapi kekurangan kalium bukan satu-satunya penyebab diabetes. Dikutip dari Halodoc, diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel. Alhasil, glukosa menumpuk dalam darah. Pada diabetes tipe 1, gangguan ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang biasanya menyerang virus atau bakteri berbahaya lainnya, malah menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin. 
Akibatnya, tubuh kekurangan atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin sehingga gula yang seharusnya diubah menjadi energi oleh insulin, menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah.
Sedangkan pada diabetes tipe 2, tubuh bisa menghasilkan insulin secara normal, tetapi insulin tidak digunakan secara normal. Kondisi ini dikenal juga sebagai resistensi insulin.