Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Menampilkan: 1 - 6 dari 6 HASIL
judi

Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan oleh Tubuh – Portal Kesehatan Masyarakat

Tidur seringkali dianggap sebagai kegiatan yang tidak produktif dan membuang-buang waktu. padahal, jika dalam porsi yang cukup, tidur dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Untuk itu pembahasan mengenai penerapan pola hidup sehat, tidak pernah bisa lepas dari pembahasan mengenai pentingnya menjaga pola tidur.

 

Dengan menjalankan pola tidur yang baik, fungsi tubuh seseorang akan berjalan dengan baik, sehingga dapat mudah terhindar dari beberapa penyakit seperti Stres, diabetes, hingga penyakit jantung. Melihat kondisi tersebut, maka penting bagi kita untuk dapat mengetahui berapa waktu yang cukup untuk seseorang bisa mendapatkan pola tidur yang sehat.

 

Berikut ini adalah beberapa waktu tidur yang sesuai dengan umur, agar bisa mendapatkan kualitas waktu tidur yang baik, diantaranya adalah:

 

A. Usia 0-1 bulan: bayi yang usianya baru 2 bulan membutuhkan waktu tidur 14-18 jam sehari.

B. Usia 1-18 bulan: bayi membutuhkan waktu tidur 12-14 jam sehari termasuk tidur siang. 

C. Usia 3-6 tahun: kebutuhan tidur yang sehat di usia anak menjelang masuk sekolah ini, mereka membutuhkan waktu untuk istirahat tidur 11-13 jam, termasuk tidur siang. 

D. Usia 6-12 tahun: Anak usia sekolah ini memerlukan waktu tidur 10 jam. 

E. Usia 12-18 tahun: menjelang remaja sampai remaja kebutuhan tidur yang sehat adalah 8-9 jam. 

F. Usia 18-40 tahun: orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari. 

 

Adanya penjelasan mengenai rincian jam tidur yang baik pada beberapa poin diatas, diharapkan mampu memberikan manfaat pada tubuh, sehingga dapat terhindar dari penyakit.

 

Hindari bergadang jika tidak ada keperluan yang khusus serta disiplin dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mari bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami berbagai gejala penyakit akibat kurang tidur, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, sesuai dengan gejala yang muncul.

 



judi

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Tidur – Portal Kesehatan Masyarakat

Tidur adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, karena dengan demikian tubuh dapat beristirahat dan seseorang dapat terhindar dari berbagai penyakit. Berdasarkan pengertian tersebut, maka penting bagi kita untuk menjaga waktu dan pola tidur kita dari berbagai hal yang dapat mengganggu kualitas tidur.

 

 

Salah satu hal yang dapat mengganggu kualitas tidur kita adalah makanan. Pada kenyataannya, terdapat beberapa jenis makanan yang sangat direkomendasikan untuk dihindari agar tidak mengganggu kualitas dan waktu tidur kita, diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Minuman bersoda atau yang mengandung kafein. Karena akan menyebabkan sugar rush dan membuat tubuh tetap terjaga, padahal tubuh kita mungkin sudah kelelahan.

2. Protein hewani, seperti daging yang berwarna merah. Makanan jenis ini akan membutuhkan waktu untuk dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan kram pada perut.

3. Minuman beralkohol, meminum minuman ini akan membuat otak mengalami tekanan dan membuat sistem kerja saraf terhambat.

4. Makanan pedas, akan menyebabkan asam lambung semakin meningkat, akibatnya perut, dada, dan tenggorokan akan merasa terbakar.

 

Dengan mengetahui dan menghindari berbagai jenis makanan dan minuman diatas sebelum tidur, diharapkan mampu memberikan kualitas tidur yang lebih baik lagi, sehingga tubuh dapat lebih sehat, bugar, dan siap untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Tetap terapkan perilaku hidup sehat seperti tidur cukup dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala insomnia, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.

 



judi

Tidur Malam Minum Es Teh 1 Gelas Eps.1 – Portal Kesehatan Masyarakat

Es Teh manis diabetes

Manis… Seperti apa sih yang terlalu manis…?

Seringkali kita merasa perlu menemani makan pagi/siang malam kita dengan minuman yang menyegarkan. Sebagai teman setia di kala pahitnya kehidupan (eaa) minuman manis seringkali menjadi pilihan.

Minuman manis tentu mengandung gula, gula yang tentu ada manfaatnya agar menjadi sumber energi seringkali memiliki dampak buruk terhadap kesehatan, terlebih bila gula nya berasal dari gula sederhana.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No 30 Thn. 2013, dianjurkan konsumsi gula per hari adalah 10% dari total energi, atau bila dihitung kalorinya adalah sebesar 200 kkal, dimana angka tersebut setara dengan 4 sendok makan atau 50 gram gula.

200kkal… itu sebanding dengan apa ya? Menurut Beeru Indonesia, minuman boba dengan gula aren kesukaan banyak orang yang ngehits di Indonesia, mengandung kurang lebih 432 kkal per porsi…

“Ah aku mah gasuka minum boba… Coffee is the key!” Nah minuman kopi susu gula aren yang bikin melek dengan berat 350 gram punya kalori kurang lebih 245 kkal, loh!

Enak sih, tapi gimana ya…?
Tapi kalau kita tau berapa kalori dari setiap makanan dan minuman yang kita beli, rasa manisnya tetap bisa dinikmati dengan nyaman dan rasa aman ya😊

#Portkesmas#tidurmalamminumestehsatugelas



judi

Tidur Malam Minum Es Teh 1 Gelas Eps.2 – Portal Kesehatan Masyarakat

Masih seputar kalori, minuman dan makanan manis, serta dampaknya untuk kesehatan nih…

Kota New York di Amerika Serikat telah merilis kebijakan yang mewajibkan Food Service Establishments (FSEs) termasuk restoran, kafe, franchise penyedia makanan dan minuman untuk mencantumkan kalori dari setiap menu yang dipasarkan, baik itu di layar, menu cetak, dan lainnya.

Kebijakan NYC Regulation 81.50 yang pertama kali berlaku pada 2008 silam, diteliti telah berhasil meningkatkan jumlah konsumen yang mengambil “calorie-informed choices” atau memilih menu makanan dan minuman yang berbasis kalori dari setiap menu-nya, tidak hanya berdasarkan review dan rasa (serta harga tentunya).

Studi oleh Dumanovsky et al, melaporkan peningkatan dari 25% menjadi 64% konsumen yang melihat dan memperhatikan kalori dari setiap makanan dan minuman, serta peningkatan dari 10% menjadi 20% konsumen yang mengambil keputusan berbasis kalori.

Lalu bagaimana dampak dari kebijakan ini terhadap jasa penyedia makanan? Studi oleh Grummon et al, melaporkan terdapat hubungan antara implementasi kebijakan tersebut dengan perubahan menu dari jasa penyedia makanan. Diketahui sejak kebijakan tersebut diimplementasikan, 59 franchise makanan dan minuman memilih untuk meluncurkan menu dengan kalori rendah dimana perbedaannya mencapai 112.9 kkal.

Di Indonesia sendiri, belum ada kebijakan yang mewajibkan untuk mencantumkan jumlah kalori di setiap menu, namun beberapa restoran, kafe, franchise penyedia makanan dan minuman sudah ada yang memasang jumlah kalori di menunya.
Coba sebutkan di kolom komentar ya, Restoran/Kedai/Rumah Makan andalan mu yang mencantumkan kalori di menu makanan dan minumannya!

Sumber:

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20966367/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34967879/

#Portkesmas#tidurmalamminumestehsatugelas



judi

5 Ancaman Kurang Tidur Bagi Tubuh – Portal Kesehatan Masyarakat

Tidur merupakan salah cara dimana tubuh beristirahat setelah melakukan aktivitas harian. Meski setiap kelompok umur memiliki jam dan kebutuhan waktu tidur yang berbeda, namun tidur dengan waktu yang cukup dan ideal akan memberikan banyak manfaat, seperti kebugaran bagi tubuh saat melakukan aktivitas hingga menghindarkan dari berbagai penyakit.

 

Namun sangat disayangkan, banyak diantara kita yang tidak bisa mendapatkan waktu tidur yang ideal akibat pekerjaan yang harus diselesaikan, hingga permasalahan tidur yang serius.

 

Kebiasaan buruk menunda waktu tidur dan berbagai permasalahan tidur lainnya, harus mendapatkan penanganan sedini mungkin, agar tubuh terhindar dari berbagai penyakit dan ancaman akibat kurang tidur

 

Ancaman Akibat Kurang Tidur

 

Berikut ini adalah berbagai ancaman akibat kurang tidur yang harus diketahui, diantaranya adalah;

 

1. Kehilangan konsentrasi saat belajar atau beraktivitas

2. Munculnya obesitas

3. Kehilangan fokus saat berkendara

4. Kulit akan terlihat lebih tua

5. Memperburuk kesehatan tubuh

 

Dengan mengetahui berbagai ancaman yang muncul akibat kurang tidur diatas, diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat mengenai pentingnya tidur, sehingga berbagai ancaman diatas dapat segera diminimalisir.

 

Tetap terapkan hidup sehat dengan rutin berolahraga dan memenuhi kebutuhan tidur yang ideal agar terhindar dari berbagai penyakit.

 

Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan tidur yang dialami, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat, sehingga tidak memicu penyakit akibat kurang tidur yang lebih serius.

 



judi

5 Dampak Akibat Kurang Tidur – Portal Kesehatan Masyarakat


Tidur adalah salah satu kebutuhan utama manusia yang harus dipenuhi. Saat tidur, tubuh Anda akan memulihkan diri dan mengisi kembali energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Melihat hal tersebut, maka setiap individu sangat perlu untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik dan waktu tidur yang tepat.

Namun demikian, sayangnya masih banyak orang yang menganggap itu bukan hal yang penting dan mengabaikan kebutuhan tidur mereka, baik secara sengaja maupun akibat gangguan tidur yang mereka alami, sehingga menyebabkan mereka mengalami kurang tidur.

Selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kurang tidur juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Berikut adalah beberapa ancaman akibat kurang tidur yang perlu diketahui, diantaranya adalah:

Memperburuk Kondisi Kesehatan Tubuh

Kulit Terlihat Lebih Tua

Sering lupa

Munculnya obesitas

Hilangnya konsentrasai saat belajar

Melihat berbagai dampak kurang tidur diatas, penting bagi kita untuk kembali memperbaiki waktu dan kualitas tidur, agar tubuh bisa beristirahat dengan baik sehingga membuat kita lebih siap untuk menjalani hari.

Apabila mengalami masalah gangguan tidur, diharapkan agar bisa segera menghubungi tenaga kesehatan untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan permasalahan tidur yang dialami.

Tetap imbangi kebutuhan tidur dengan perilaku hidup sehat lainnya, seperti makan-makanan yang bergizi dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari, untuk membuat tubuh lebih sehat dan bugar.

Sumber =

P2PTM